Dear Hati

Februari 14, 2018
image by google


Dear Hati...
Kali ini kamu singgah dengan merusuhkan perasaan, mengeraskan yang sebelumnya lembut. Jauh dan berat. Terpikir, ketika yang hanya titik saja tidak mendinginkan suasana, apa jadinya jika menjadi sebuah lingkaran? Dan ketika rasa sayang yang kita punya tanpa batas, namun hanya sekedar untuknya, bisakah memaksakan? Tidak ada yang menjadikannya seperti semula. Dan kini, sepertinya irisan-irisan kecil itu tertoreh. Kecewanya menjauhkan dari rasa sebenarnya. Kata maaf pun seperti sudah tidak di indahkan. Hhhhh.. 

Dear Hati...
Mengingat dan merindunya hari ini, adalah suatu hal yang menyiksa. Berulangkali deras ini jatuh dari kedua mata yang mengharapkan kedatangannya. Mungkin ini menjadi akhir ketika sebelumnya ada kisah yang semakin membuat rasa ini tak ingin pergi darinya..

Dan sepertinya, akan kembali kehilangan...

Dear Hati...
Andai saja, isi kepala ini hanya tentang satu hal. Tapi Allah memberi banyak hal, terkadang merasa sendiri, merasa ingin berlari, pergi jauh dari semua kehidupan yang selalu menyudutkan, selalu meminta pengertian... Allah.. skenario apa yang akan melautkan bahagia dihati ini? Keadaannya seperti tengah terjun dari ketinggian yang mendorong untuk tidak kembali lagii.. 

Serumit apalagi yang bisa dilewati? Si fakir dan lemah ini hanya berpura-pura kuat. Berpura-pura biasa saja. Sakitttt.. sekarang sakittt... Bathin tengah bergemuruh seperti raungan seorang ibu disana yang menjatuhkan tubuhnya ke tanah. Kini semuanya tengah sibuk dalam perasaan masing-masing, perencanaan, keinginan dan lain hal. 

Dear Hati...
Setiap sebab ada akibat. Namun apa setiap semua akibat harus menanggungnya sendiri? Jujur lelah dan jenuh, marah dan gamang menjadi teman setia sekarang. Andai saja, kebaikan dan kesabaran ini sudah punah. Mungkin akan menjadi sosok yang tak akan pernah dikenali lagi. Terpikir untuk menjadi orang lain, bisa membenci, bisa cuek, bisa apatis, bisa menggenggam ego. Kita terlahir tanpa tahu apa tujuan dari Tuhan. Tapi menjadi bagian yang membentuk keadaan menjadi lebih baik adalah setiap harapan dan do'a yang selalu terpinta. 

Allah.. saat ini ikhlas kalau harus kembali kehilangan... 
Tapi mohon, jauhkan hati ini dari setiap prasangka buruk apalagi harus menjadi keras hati yang dapat menyakiti..

Aamminnn...

Tidak ada komentar:

Makasih buat jejaknya... ^_^

Diberdayakan oleh Blogger.